Langsung ke konten utama

Kisah Singa Dan Rusa

Menurut sebuah penelitian, kecepatan lari seekor rusa mencapai 90 km/jam, sedangkan kecepatan lari singa hanya 58 km/jam. Meski kecepatan lari kedua makhluk ini berbeda jauh sekali, anehnya seringkali singa begitu mudah memburu rusa dan memangsanya. Kenapa hal itu bisa terjadi? Taukah Anda ternyata permasalahan utamanya terletak pada ketidakyakinan rusa bahwa ia akan lolos dari terkaman singa. Rusa percaya, kalua sudah dikejar singa, ia pasti mati.

Ketakutan inilah yang akhirnya membuat kecepatan lari rusa menjadi lambat. Bukan karena tidak bisa lari lebuh cepat, tetapi karena ia berlari sambil menoleh kebelakang, tanpa ia sadari sebetulnya hal itu memperlambat kecepatan berlarinya. Hingga akhirnya, singa pun berhasil menerkam rusa. Itulah sebabnya rusa hampir selalu bisa ditangkap oleh singa.

Andai saja rusa tidak sering melihat kebelakang, niscaya kecepatanya akan stabil dan sudah pasti singa tidak dapat memangsanya. Kalua saja rusa mengerti betul titik kekuatanya ada pada kecepatannya, niscaya dia akan selamat dari cengkraman singa.

Pertanyaannya, Apa Hubungan Cerita Ini Dengan Hidup Kita Sehari-hari?

Banyak orang ingin sukses, banyak orang ingin berhasil, tetapi ia selalu melihat kegagalan di masa lalu. Ia selalu melihat trauma masa lalunya. Saya pernah gagal, saya pernah usaha lalu gagal, dan lain sebagainya.

Ketika seseorang selalu hidup di masa lalunya, ia tidak akan bisa mendapatkan masa depan yang lebih baik. Ia pasti akan merasa pesimis, pesimis, dan pesimis.Ia selalu menganggap masa depannya tidak jauh dari masa lalunya. Ingat, orang yang selalu berpijak pada masa lalunya tidak akan bahagia dan sukses!

Oleh sebab itu, janganlah menoleh ke belakang. Kalau Anda menoleh ke belakang, lebih baik ambil saja sisi positifnya. Tidak ada manusia yang tidak pernah mengalami masa lalu yang kelam. Tapi percayalah, badai pasti berlalu. Tak ada gunanya meratapi kegagalan di masa lalu. Hal itu hanya akan membuat Anda tidak percaya diri akan kemampuan Anda menggapai kesuksesan dan mewujudkan cita-cita. Ingat, kalau Anda selalu melihat kebelakang, Anda menjadi korban dari singa-singa tersebut.

So, keep moving forward! Ada begitu banyak kesempatan dan peluang untuk meraih kesuksesan. Terakhir, tetap semangat dan percaya diri, niscaya hidup Anda akan terus berkembang!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Pembengkakan kelenjar getah bening (lymphadenopathy) adalah kondisi ketika kelenjar getah bening atau gumpalan jaringan sebesar kacang yang berisi sel darah putih mengalami pembesaran. Pada dasarnya, kelenjar getah bening terdapat di seluruh tubuh kita, namun kondisi pembengkakan biasanya hanya terjadi di area ketiak, leher, di bawah dagu dan di pangkal paha. Infeksi bakteri atau virus yang tergolong ringan merupakan faktor yang paling sering menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening. Beberapa contoh infeksi ringan tersebut adalah demam kelenjar, pilek, infeksi tenggorokan, radang amandel, infeksi gigi, infeksi telinga dan  infeksi kulit (selulitis). Kelenjar getah bening yang bengkak akibat infeksi-infeksi tersebut biasanya disertai rasa sakit. Selain itu, terkadang penerita juga mengalami demam, batuk, dan nyeri tenggorokan. Sebenarnya kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh manusia yang bisa membantu melawan infeksi, baik disebabkan oleh bakte...